Rabu, 21 Januari 2026

Apa Arti Vintage dalam Dunia Fashion? Definisi, Sejarah, dan Perkembangan Masa Kini Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Apa Arti Vintage dalam Dunia Fashion? Definisi, Sejarah, dan Perkembangan Masa Kini"


 Istilah "vintage" berasal dari kata Perancis "vintage," yang artinya "masa lalu." Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1920-an untuk merujuk kepada barang-barang kuno yang dianggap sebagai peninggalan zaman sebelumnya. Melansir dari Lavintage, pada tahun 1940-an, "vintage" menjadi semakin populer ketika orang-orang mulai mengoleksi dan mengidamkan karya-karya bersejarah ini.

Sejarah vintage, seperti kebanyakan bentuk ekspresi dan kreativitas, terkait erat dengan perubahan sosial dan budaya di masa lalu. Ini bukan hanya tentang tampil menarik; ini tentang menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Untuk dianggap sebagai barang antik yang sah, suatu benda harus berusia minimal 20 tahun. Jadi, apa pun dari tahun 20an hingga 2000an dianggap sebagai pakaian vintage, sementara pakaian yang berusia lebih dari 100 tahun dianggap antik.

Pakaian yang berkembang dalam cabang fashion vintage, seperti korset dan topi, yang kita kenal dan nikmati hari ini, baru benar-benar muncul pada tahun 1960-an. Merek seperti Woodstock dan The Kennedy's menginterpretasikan bahwa gaya hidup hippie sedang umum pada saat itu dan diarahkan sebagai sikap anti-konsumeris. Kala itu banyak orang memilih untuk mengekspresikan ini dengan mengenakan beberapa item pakaian berkualitas tinggi daripada mengisi lemari dengan fast fashion. Gaya ini dipandang sebagai simbol pemberontakan terhadap norma dan kepatuhan masyarakat, menyebabkan pertumbuhan signifikan dalam industri ini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fotografi Dokumenter, Saksi Bisu Sejarah Bangsa

    Jadi, foto tidak semata-mata sebagai karya seni atau hanya sebagai kesenangan estetika saja, namun terkadang fotografi dokumenter kerap ...